Langsung ke konten utama

Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional



Resume Pertemuan ke-3 Gelombang 23&24

Materi             : Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional
Hari/Tanggal   : Jumat/21 Januari 2022
Waktu              : Pukul 19.00-21.00
Narasumber     : Rita Wati, S.Kom.
Moderator        : Rosminiyati



    Tak terasa pelatihan belajar menulis PGRI sudah memasuki hari ke-3. Setelah Kamis lalu disampaikan materi 'Ide Menulis bagi Guru' kali ini para peserta dibawa untuk menyelami dunia ilmu yang berbeda. Ada bahagia  membuncah saat kubaca materi Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional. Bagiku mengutak-utik youtube adalah aktivitas yang mengasyikkan, meskipun kemampuanku dalam membuat video belum sebanding dengan para guru youtuber yang saat ini sedang booming.

Urgensi Membaca

    Dari paparan materi yang disampaikan ada beberapa benang merah yang dapat ditarik. Namun, dari sekian banyak paparan yang disampaikan oleh narasumber, muaranya adalah satu menurut saya, yakni membaca. Meskipun pada paparan narasumber hanya menyebutkan kesenangannya menulis sebagai permulaan karir dan prestasi, tapi hal itu jelas tidak lepas dari adanya aktivitas membaca. Seseorang yang pandai menulis pasti juga pandai membaca. Tulisan tidak akan menjadi baik tatkala membaca dikesampingkan.

    Hal tersebut sesuai dengan yang dinyatakan oleh para pakar. Para pakar sepakat bahwa kemahiran membaca (reading literacy) merupakan conditio sine quanon (prasyarat mutlak) bagi setiap insan yang ingin memperoleh kemajuan (Harras).  Membaca dan berkemajuan adalah dua hal yang beriringan. Kiranya pendapat Harras ini sangat selaras dengan kiprah Rita Wati, S.Kom. narasumber pelatihan belajar menulis PGRI Kamis (21/1). Berawal dari kesukaannya membaca kini rentetan prestasi diterimanya. Secara garis besar dapat dibaca pada biodata berikut ini.




    Kesenangan membaca yang kemudian berkembang menjadi menulis membawa dampak perubahan yang sangat besar. Dari ketidakpedean membaca tulisan sendiri hingga kini justru tulisannya dibaca dan dibutuhkan banyak orang, itulah dahsyatnya menulis. Dari sekadar guru biasa hingga menjadi luar biasa bahkan berprestasi luar biasa se-Indonesia bermula dari menulis. Setidaknya, bagi guru yang bercita-cita menjadi luar biasa maka di pelatihan menulis PGRI-lah tempatnya. Selain itu, narasumber Rita Wati, S.Kom. adalah teladannya. Dikatakan oleh Rita Wati bahwa kegiatan menulis yang dilakukan hingga saat ini bermula dari komintas menulis PGRI yang diikutinya pada gelombang sepuluh.

    Seseorang yang senang menulis akan banyak dikejar pekerjaan mulia. Berawal dari menulis sederhana, menulis bersama-sama, sampai menulis buku solo akan datang tawaran menjadi kurator, editor, moderator, narasumber menulis. Bahkan, beraneka penghargaan teraih. Juara blog, guru inspiratif terbaik tingkat nasional, juara lomba menulis, dan juara pembuatan video pembelajaran ada di genggaman, seperti yang dialami oleh Rina Wati, S.Kom.

Konsistensi Membaca dan Menulis

    Sudah sewajarnya bahwa aktivitas membaca dan menulis akan menciptakan insan terdidik. Tidak akan pernah ada orang terdidik tanpa membaca. Orang terdidik akan senantiasa melakukan kegiatan-kegiatan yang baik guna menunjang karirnya. Hal ini dikuatkan oleh Rooijakers (1980) seorang pakar pendidikan bahwa membaca sangat berperan dalam menentukan karir seseorang. Melalui kegiatan membaca yang baik orang akan dapat mengembangkan diri dalam bidangnya masing-masing. Orang tersebut akan mampu mengikuti perkembangan baru yang terjadi di sekitarnya. Kemampuan membaca yang baik akan memunculkan kemampuan menulis yang baik pula. Keduanya memerlukan kekonsistenan dalam melakukannya.

      Konsistensi dalam membaca dan menulis telah mengantarkan Rita Wati, S.Kom. meraih sukses hingga saat ini. Bahkan sesuai dengan bidang pendidikan yang digelutinya hingga saat ini, Rita Wati, S.Kom. juga seorang youtuber yang gemar membuat konten pada channel yang dimilikinya. Seseorang yang ingin mengakses konten-kontennya dapat mengunjungi channel berikut ini.

https://bit.ly/Cikgu-Rita

    Channel yang dimilikinya terus berkembang hingga ratusan konten sudah dibuatnya. Lagi-lagi ini soal konsistensi. Kegiatan membaca yang dilakukannya telah melebar pada kekonsistensiannya membuat konten youtube. Berkat aktivitas membaca yang dilakukan secara konsisten membantu membuat konten-konten yang berkualitas.

    Menjaga konsistensi dalam membaca dan menulis dapat dibantu dengan menggunakan media blog. Seseorang dapat menyimpan semua tulisan di blog tersebut. Menurut Rita Wati bahwa tulisan yang sudah terkumpul di dalam blog dapat dipilih-pilah sesuai dengan tema. Jika sudah dikelompokkan maka tahap selanjutnya terbitkan menjadi sebuah buku. Penulis tidak perlu risau dengan kualitas tulisan. Tulisan yang baik menurut Rita Wati adalah tulisan yang selesai. Konstensi dan keajegan menulis di blog lama-lama akan memunculkan banyak karya, yakni buku antologi dan buku solo dalam berbagai genre. Sediakan waktu khusus setiap hari secara rutin untuk membaca dan menulis. Hal ini menjadi pendukung terbentuknya kekonsistenan.

    Kekonsistenan membaca dan menulis akan menggiring bacaan dan tulisan yang tersusun menemukan takdirnya. Yakinlah, takdir baik yang akan ditemui oleh para pembaca dan penulis yang setia. Hari-hari menjadi semangat karena suatu ketika kekonsistenan membaca dan menulis secara diam-diam akan terbaca oleh alam. Tulisan akan berbicara melalui jalannya. Teruslah menulis, tidak ada sesuatu yang tak mungkin di dunia ini. Jika hari ini terlihat mustahil lain waktu bisa menjadi kenyataan (Rita Wati).

 

 

 

 

 






Komentar

  1. Balasan
    1. Terima kasih, Bu..mohon motivasi dan bimbingan

      Hapus
  2. Mantull bu Rina..
    Namanya hampir sama dengan Narsum...
    Gabungan keduanya menjadi Rina Wati seperti yang ter tulis di paragraf ke-5 dan nama penulis di paragraf terakhir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren pencermatannya. Alhamdulillah, sahabat baikku dah berkenan memberi masukan. Siap edit.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blog sebagai Sarana Pembelajaran

 PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan          : 29 Hari/tanggal       : Rabu, 23 Maret 2022 Waktu                   : 19.00 WIB Narasumber        : Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP Moderator          : Dail Ma'ruf BLOG SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN      Saat ini manusia sangat mudah menulis tanpa harus bermediakan buku. Dengan kehadiran teknologi yang semakin canggih membawa perubahan besar terhadap kebiasaan seseorang dalam menulis. Gawai yang ada di genggagam atau laptop yang menjadi tentengan setiap hari akan mempermudah menarikan jemarinya menyusun kata demi kata dan kalimat demi kalimat.       Jika dulu seseorang mengawali kegemarannya menulis melalui buku harian, tetapi sekarang dengan kecanggihan yang ada buku tak perlu banyak-banyak kita persiapkan untuk menyimpan tulisan berisi kejadian atau ...

MENYOAL PENERBIT BUKU

  RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan               : 18 Hari/Tanggal        : Jumat/25 Februari 2022 Waktu                        : 19.00 s.d. selesai Narasumber            : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. Moderator            : Rosminiyati MENYOAL PENERBIT BUKU      Menjadi pemula harus bersiap menerima ilmu dari siapa saja. Diam-diam membaca, mendengarkan, dan mencermati materi narasumber adalah hal yang harus dilakukan untuk menjadi pemula yang sukses. Apalagi, pemula dalam mengikuti pelatihan. Meskipun anak bawang, jika dipupuk dan disiram akan tumbuh subur dan menghasilkan. Oleh karena itu, sebagai seorang pemula, saya selalu senang hati mengikuti setiap paparan narasumber. Apalagi, syarat untuk mendapatkan sertifikat pelatihan ini tak mud...