Langsung ke konten utama

Ide Menulis bagi Guru

Resume Hari I (Senin, 17 Januari 2022) Kelas Menulis Gelombang 23 & 24

Narasumber : Wijaya Kusuma M. Pd

Moderator : Maesaroh, M. Pd

Waktu: Pukul 19.00-21.00 WIB

Media: WA Grup








Menulislah dari Hati untuk  Menemui Pembaca Setia

Menulis dengan hati untuk menemui pembaca adalah ungkapan yang disampaikan Om Jay di menit-menit terakhir kuliah menulis gelombang 23&24 pertemuan pertama. Dikatakannya bahwa salah satu dampak menulis adalah cara kita menuju keabadian. Menulis adalah meninggalkan jejak 
digital.Hal ini diibaratkan dengan pengalamannya saat mendapati kakeknya bersama almarhum Buya Hamka mendirikan sekolah Al Azhar di kemayoran. Buya Hamka menulis sementara kakeknya tidak menulis. Buya Hamka menjadi terkenal hingga saat ini karena karya yang dihasilkannya yaitu Di Bawah Lindungan Ka’bah. Sebaliknya, kakeknya tidak terkenal karena tidak menulis dan tidak mempunyai jejak tulisan.

Respons peserta di grup whatsaap saya baca sangat antusias. Sementara saya hanya menjadi penyimak pasif karena sejak sepulang kerja kepala pusing tujuh keliling.  Sambil menahan nyut-nyut rasa di kepala sesekali saya tengok gawai. Banyaknya pertanyaan yang muncul membuktikan bahwa penyajian materi oleh narasumber sangat menarik.

Di awal penyampaian materi Om Jay melontarkan tugas kepada peserta yakni menulis tentang PGRI sebanyak tiga alinea untuk dibagikan di WAG. Ada sebelas peserta yang menuliskan dan membagikannya di grup. Tulisan yang saya kirim isinya sebagai berikut.

PGRI kepanjangan dari Persatuan Guru Republik Indonesia. Istilah ini tak asing lagi bagiku sejak menjadi ASN tahun 2005 silam. Organisasi profesi ini sangat akrab di hati para guru di Indonesia. Sungguh tak terbayangkan sudah banyak kiprahnya dalam mengembangkan kompetensi keguruan.

Aku menjadi anggota PGRI di tingkat kecamatan. Pleret tepatnya. Hampir semua teman guru menjadi anggota, bahkan ada juga yang menjadi pengurus.

Selama ini sudah banyak agenda yang dilakukan. Di antaranya adalah webinar, lomba memperingati hari guru, dan pemberian tali asih pada guru yang purna tugas.

Menjadi anggota PGRI juga bermanfaat untuk mendukung kenaikan pangkat guru, yakni termasuk salah satu unsur penunjang. Lumayan, dengan menjadi anggota organisasi profesi kita telah mengumpulkan poin 0,5.

Tak disangka dan diduga tulisan yang saya bagikan mendapat apresiasi dari narasumber. Buku karangan Om Jay akan dikirimkan kepada saya. Greget beliau untuk mengajarkan dan menyebarkan virus menulis kepada guru-guru sangat besar. Dengan dikirimkannya buku untuk saya secara tidak langsung Om Jay menuntuk saya untuk membaca dan juga menulis pada akhirnya.

Narasumber yang memiliki nama asli Wijaya Kusumah, M.Pd. adalah seorang guru dari Labschool Jakarta. Materi yang bertema ‘ide menulis’ dari Om Jay memiliki pengaruh sangat besar bagi aktivitas guru yang dinamakan menulis. Dikatakannya bahwa ide menulis didapatkan di mana saja. Semuanya sudah tersaji di depan mata. Hanya saja selama ini seseorang belum pandai menangkap ide itu untuk selanjutnya diwujudkannya dalam tulisan. “Banyak guru yang belum terbiasa menulis sehingga tingkat kepercayaan dirinya juga kurang,” katanya.

Aktivitas menulis bagi founder kelas menulis gelombang 1-24, founder kelas bicara, serta founder kelas guru motivator literasi digital ini mengakui bahwa sejak tahun 2009 diangkat menjadi guru belum langsung menyukai aktivitas menulis. Akan tetapi, virus menulis ia rasakan setelah dipertemukan dengan seorang blogger terkenal yang menjabat kepala sekolah. Orang itulah yang pada akhirnya membawa Om Jay ke berbagai belahan dunia.  

Seorang guru sebenarnya tidak akan mengalami kesulitan untuk menemukan ide menulis. Ide menulis bagi guru bisa berasal dari pengalaman pribadi, pengalaman mengajar, murid-murid yang sudah sukses menjadi orang terkenal, atau kisah-kisah keseharian. Untuk memunculkan ide yang ada di depan mata ini bisa ditempuh dengan langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, lihatlah situasi sekeliling. Tuliskan siapa saja yang ada di depan mata. Bahkan, kesendirian seseorangpun  akan menjadi sumber tulisan.  Di antara sekian banyak ide yang tertangkap, pilihlah ide unggulannya. Ide unggulan dipilih berdasarkan suara hati.  Pilihlah ide yang paling sesuai dengan yang diinginkan. Kedua, pahami hakikat menulis. Menulis pada hakikatnya adalah menyampaikan pesan. Pesan tersebut harus bisa disampaikan secara baik kepada pembaca sehingga tulisan hendaknya dibuat menarik. Awal pembuka aliniea yang baik akan menarik pembaca untuk membacanya. Ketiga, paksalah untuk menulis dan pegangi mantra ajaib. Mantra ajaib yang dimaksud adalah menulislah tiap hari dan buktikan yang akan terjadi.

Demikianlah materi pokok yang bisa saya tuliskan malam tadi. Materinya luar biasa bagus, sehingga bagi yang serius mengikutinya akan menyesal jika melewatkan begitu saja. Menulislah dengan hati untuk menemui pembaca setia.

 

 

Komentar

  1. Tutup Jempol bund lanjutkan 👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, Bund. Mohon bimbingannya dari Bunda keren yang satu ini.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional

Resume Pertemuan ke-3 Gelombang 23&24 Materi                : Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional Hari/Tanggal    : Jumat/21 Januari 2022 Waktu                 : Pukul 19.00-21.00 Narasumber      : Rita Wati, S.Kom. Moderator          : Rosminiyati      Tak terasa pelatihan belajar menulis PGRI sudah memasuki hari ke-3. Setelah Kamis lalu disampaikan materi 'Ide Menulis bagi Guru' kali ini para peserta dibawa untuk menyelami dunia ilmu yang berbeda. Ada bahagia  membuncah saat kubaca materi  Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional . Bagiku mengutak-utik  youtube  adalah aktivitas yang mengasyikkan, meskipun kemampuanku dalam membuat video belum sebanding dengan para guru  youtuber  yang saat ini sedang  booming. Urgensi Memba...

Blog sebagai Sarana Pembelajaran

 PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan          : 29 Hari/tanggal       : Rabu, 23 Maret 2022 Waktu                   : 19.00 WIB Narasumber        : Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP Moderator          : Dail Ma'ruf BLOG SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN      Saat ini manusia sangat mudah menulis tanpa harus bermediakan buku. Dengan kehadiran teknologi yang semakin canggih membawa perubahan besar terhadap kebiasaan seseorang dalam menulis. Gawai yang ada di genggagam atau laptop yang menjadi tentengan setiap hari akan mempermudah menarikan jemarinya menyusun kata demi kata dan kalimat demi kalimat.       Jika dulu seseorang mengawali kegemarannya menulis melalui buku harian, tetapi sekarang dengan kecanggihan yang ada buku tak perlu banyak-banyak kita persiapkan untuk menyimpan tulisan berisi kejadian atau ...

MENYOAL PENERBIT BUKU

  RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan               : 18 Hari/Tanggal        : Jumat/25 Februari 2022 Waktu                        : 19.00 s.d. selesai Narasumber            : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. Moderator            : Rosminiyati MENYOAL PENERBIT BUKU      Menjadi pemula harus bersiap menerima ilmu dari siapa saja. Diam-diam membaca, mendengarkan, dan mencermati materi narasumber adalah hal yang harus dilakukan untuk menjadi pemula yang sukses. Apalagi, pemula dalam mengikuti pelatihan. Meskipun anak bawang, jika dipupuk dan disiram akan tumbuh subur dan menghasilkan. Oleh karena itu, sebagai seorang pemula, saya selalu senang hati mengikuti setiap paparan narasumber. Apalagi, syarat untuk mendapatkan sertifikat pelatihan ini tak mud...