RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI
Pertemuan : 14
Hari/Tanggal : Rabu/16 Februari 2022
Waktu : 19.00 s.d. selesai
Narasumber : Dr. Mudafiatun Isriyah
Moderator : Widya Setianingsih
MENULIS BUKU TERBAIK PERPUSNAS
Dua orang siswa mendatangiku di suatu pagi. Mengajakku berdiskusi seputar kepenulisan. Mereka berniat ingin mengikuti lomba esai. Sambil menyodorkan tulisan, mereka berkata, "Maaf, Bu bisa kami hanya seperti ini. kami sadar tulisan ini masih jauh dari sempurna. Kemarin kami diskusikan tulisan hingga sore sambil membaca-baca banyak referensi," tutur kedua siswa pagi itu.
Keduanya bercerita dari sekian buku yang dibacanya bagus semua isi dan tampilannya. Mereka tertegun dalam beberapa waktu hingga terbesit keinginan untuk menerbitkan buku. Kiranya keinginan mereka sama dengan keinginan saya saat ini. Satu cita-cita yang belum teraih, menerbitkan buku solo.
___________________
Betapa besar magnet menulis menarik seseorang. Dari sekadar menulis artikel ringan, menulis antologi, hingga menulis buku solo menjadi sebuah cita-cita mulia yang ingin diraih. Apalagi pada orang yang karena tuntutan profesi harus mampu menulis untuk naik pangkat atau jabatan. Salah satu sosok yang bisa kita jadikan panutan terkait kepiawaiannya dalam menulis adalah narasumber pelatihan belajar menulis malam ini yaitu Mudafiatun Isriyah yang saat ini sudah bergelar doktor. Berikut adalah bidatanya https://docs.google.com/document/d/1YImOr5TaOQLJ6voqsZxe8ejyXq4p8fmr/edit?usp=sharing&ouid=107269410187232462939&rtpof=true&sd=true.
Mudafiatun Isriyah memiliki segudang prestasi, di antaranya adalah pemenang buku terbaik I (tema pendidikan jarak jauh) Perpusnas Tahun 2021. Berikut adalah foto saat menerima penghargaan.
Manfaat Menulis
Menulis bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan, mengembangkan inisiatif dan kreativitas, menumbuhkan keberanian dan mendorong kemauan serta melatih keterampilan dalam mengumpulkan informasi (Mufadiatun). Kecerdasan seseorang akan meningkat melalui diasahnya kemampuan menulis secara terus menerus. Selain itu, tumbuhnya inisiatif dan kreativitas seseorang untuk melakukan suatu tindakan bermula dari menulis. Inisatif dan kreativitas ini akan menumbuhkan keberanian serta mendorong seseorang untuk mengasah kemampuan menulisnya dengan cara mengumpulkan informasi-informasi penting untuk dituangkan ke dalam tulisan.
Sementara itu Hairston (Nursisto, 1999: 8) menyampaikan ada banyak manfaat menulis, yakni:
a. Sarana untuk menemukan sesuatu. Penemuan sesuatu yang baru terkait dengan proses menulis dan membaca. Tulisan akan menjadi baik dan lengkap jika dilakukan melalui proses membaca. Dengan membaca wawasan seseorang akan lebih terbuka dan hal ini menjadikan modal dalam menulis.
b. Memunculkan ide baru.
Ide-ide baru akan muncul saat orang akan menulis karena orang akan berusaha mengembangkan tulisan yang dibuatnya dengan baik. Ditambah dengan adanya referensi yang lengkap maka mendorong pikiran untuk berkreasi melalui tulisan. Ide bisa dikembangkan dengan berangkat dari berbagai sumber, antara lain dengan: membaca buku,membaca jurnal ilmiah, berdiskusi, menghadiri seminar, mengamati fenomena di masyarakat atau berasal dari sumber lainnya.
Bila ide sudah didapatkan maka hendaknya bersegra menulis di kertas, buku catatan, atau media lainnya agar bisa ditindaklanjuti saat ada waku luang. Selanjutnya, mulailah dalam proses penulisan hingga selesai. Jika terjeda lama maka ide yang sudah ada akan hilang, sehingga menyebabkan kita kesulitan mencari ide yang sama.
Ide yang telah dikaji secara mendalam akan mengantarkan penulis menemukan unsur kebaruan. Unsur kebaruan disebut juga novelty. Tulisan dikatakan baik jika menemukan unsur temuan baru sehingga memiliki kontribusi baik bagi keilmuan maupun bagi kehidupan. Dalam hal ini jika kondisi tersebut tidak sama dengan milik orang lain, maka kemungkinan tulisan kita mengandung unsur novelty dan terbebas dari plagiasi. Unsur novelty inilah yang mengantarkan narasumber meraih penghargaan sebagai penulis buku terbaik I Perpusnas.
c. Melatih keterampilan mengorganisasi dan menjernihkan suatu konsep atau ide. Hal ini karena dengan menulis seseorang akan menganalisis suatu konsep hingga detail. Mengulasnya menggunakan teori-teori yang ada, sehingga tulisan menjadi lebih terorganisasi dan pemikiran semakin terjernihkan.
d. Melatih sikap objektif pada diri seseorang.
Menulis akan memunculkan karakter lebih bijak dan objektif dalam memandang sebuah persoalan. Ego diri akan dikesampingkan dan memandang sebuah permasalahan sesuai dengan fakta yang ada.
e. Membantu menyerap dan memproses informasi.
Informasi akan diserap dengan baik oleh penulis. Setelahnya, informasi akan diproses secara lebih detail.
f. Melatih untuk berpikir aktif
Dengan menulis akan melatih keaktifan pemikiran seseorang. Agar tulisan menjadi padu dan membentuk satu kesatuan makna perlu dilalui proses berpikir secara aktif. Seseorang akan memadukan kalimatnya menggunakan konjungsi dan kekayaan kosakata yang dimilikinya. Kata-kata itu diolahnya secara aktif hingga membentuk kalimat yang baik.
Membeli mangga di pasar Rabu
Beli sekilo dibungkus plastik
Menulis indah janganlah ragu
Temukan novelty tulisan tercantik
Siswa yg cerdas. Cinta baca dan suka menulis , pasti tak terlepas karna peranan guru yg menjadi teladan dan memberi support. Moga sukses guru dan murid ciptakan buku solo.
BalasHapusResume yang menginspirasi bunda Rina
Aamiin. Sukses pula untuk Bu Ovi dan siswanya.
HapusAyo kita saling support biar siswa kita punya antologi pasti mereka bangga dg bu guru Rina yg super
BalasHapusMari, Bu Isti. Mereka pasti akan terus terkenang dgn kita. Matur nwn sudah berkenan mampir.
HapusGaya bertuturnya keren bun👍👍
BalasHapusTerima kasih, Bund. Sebisanya saja ini.
HapusMantul..Salut pengembangan uraiannya, Bun.. TOP Markotop!
BalasHapusMasih kalah dgn tulisannya Pak Amali yang tlaten dan selalu memenuhi unsur novelty
Hapus