Langsung ke konten utama

MENYOAL PENERBIT BUKU

 RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI


Pertemuan            : 18

Hari/Tanggal        : Jumat/25 Februari 2022

Waktu                   : 19.00 s.d. selesai

Narasumber         : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd.

Moderator            : Rosminiyati



MENYOAL PENERBIT BUKU


    Menjadi pemula harus bersiap menerima ilmu dari siapa saja. Diam-diam membaca, mendengarkan, dan mencermati materi narasumber adalah hal yang harus dilakukan untuk menjadi pemula yang sukses. Apalagi, pemula dalam mengikuti pelatihan. Meskipun anak bawang, jika dipupuk dan disiram akan tumbuh subur dan menghasilkan. Oleh karena itu, sebagai seorang pemula, saya selalu senang hati mengikuti setiap paparan narasumber. Apalagi, syarat untuk mendapatkan sertifikat pelatihan ini tak mudah, harus menerbitkan buku solo. Mantap pokoknya. 

    Perjalanan saya menjadi seorang pemula sepertinya sebentar lagi akan berakhir. Jumat malam ini, saya dan kawan-kawan yang tergabung pada gerbong kereta ke-24 sudah memasuki pertemuan yang ke-18. Itu artinya, dua kali lagi sudah memasuki syarat minimal resume agar bisa dibuat buku solo. Sejak pertemuan ke-17 narasumber sudah semakin pintar saja mengeluarkan jurus jitunya dengan menawarkan berbagai kemudahan untuk menerbitkan buku. Demikian halnya di pertemuan ke-18 ini. Raimundus Brian Prasetyawan yang didampingi oleh moderator hebat Rosminiyati mengulik dengan tuntas persoalan perbitan buku. Biodata lengkap narasumber dapat dibaca di sini. Tak tanggung-tanggung ada dua penerbit yang diperkenalkan kepada peserta. Bagaimana tidak membingungkan? Tapi, tenang saja. Sepertinya memilah dan memilih kelebihan dan kelemahan akan memberikan sebuah solusi yang tepat.

Kejelian Memilih Penerbit

    Seseorang agar tidak kecewa saat menerbitkan buku hendaknya mempelajari lebih jauh kriteria-kriteria penerbitan. Jangan hanya tergoda oleh iming-iming penerbitan secara gratis. Bisa jadi, penulis hanya menerima versi file pdf-nya saja. Padahal, bukankah yang dibutuhkan adalah buku yang siap ada di genggaman? penerbit yang bisa menerbitkan dengan cepat tanpa ada proses seleksi adalah penerbit indi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memantapkan pilihan penerbit mana yang akan kita gandeng.

1. Biaya penerbitan 

Berikut dapat diperhatikan kisaran harga penerbitan buku oleh penerbit Depok dan penerbit Malang


    Dari tabel tersebut dapat diketahui perbedaan fasilitas dari kedua penerbit terkait harga. Penerbit Depok mematok harga Rp300.000,00 untuk dua eksemplar buku dengan jumlah halaman 130 ukuran A5, sedangkan penerbit Malang mematok harga Rp650.000,00 untuk 10 eksemplar buku dengan jumlah halaman 150 ukuran A5. Terkait dengan ketentuan dan biaya cetak ulang penerbit Depok menyaratkan cetak ulang minimal 10 buku dengan jumlah halaman 100 maka dihargai Rp31.875,00 per buku, sedangkan penerbit Malang memasang tarif cetak ulang Rp25.000,00 per buku dengan jumlah minimal 5 buku dengan 100 halaman. 

2. Fasilitas penerbitan
    Penulis buku berhak mengetahui fasilitas penerbitan apa saya yang akan diperoleh saat menentukan penerbit yang akan dipilih. Fasilitas-fasilitas apa saja yang dipunyai oleh penerbit. Misalnya, pembuatan kata pengantar, pemberian cover buku gratis, layout yang menarik, biaya penerbitan yang terjangkau, tersedianya jasa editing naskah secara garis besar, cepat lambatnya proses menerbitkan, dan lain sebagainya. 

3.  Batas maksimal jumlah halaman

    Jumlah halaman yang disyaratkan tergantung masing-masing penerbit. Ada yang memberi batasan minimal 70 halaman, ada juga yang menyaratkan jumlah halaman minimal 100, dan 150 buku. 
 
4. Ketentuan dan Biaya cetak ulang
    Ketentuan dan biaya cetak ulang juga beda-beda antarpenerbit. Sebagai gambar untuk penerbit Depok dan Malang sudah dijelaskan di atas.
 
5. Apakah dapat Master PDF
       Master berupa PDF sangat penting artinya bagi penulis. Terlebih jika penerbit memberi kesempatan terakhir pengeditan sebelum dicetak oleh penulis. Naskah bisa benar-benar memuaskan hasilnya karena melalui editing berlapis. 

6. Lama penerbitan
    Kebanyakan penulis menginginkan bukunya terbit dalam waktu cepat. Akan tetapi, hal ini sangat relatif. Tergantung antrean yang ada pada penerbit. Oleh karena itu, penulis harus pandai-pandai mengatur waktu untuk menerbitkan sesuai dengan target yang ingin dicapai. 

7. Jumlah buku yang didapat penulis

    Jumlah buku yang didapat penulis menjadi salah satu pertimbangan seseorang untuk menjatuhkan pilihannya. Jika status seseorang masih pemula diseyogiakan menerbitkan buku dalam jumlah sedikit. Setelah pandai memasarkan, penulis dapat melakukan cetak ulang. 

Berikut adalah deskripsi lengkap tentang penerbit indie Depok dan Malang.

https://www.praszetyawan.com/2021/10/murah-banget-menerbitkan-buku-ber-isbn.html

https://www.praszetyawan.com/2021/09/ini-cara-menerbitkan-buku-dengan-mudah.html


Beli buah bernama duku

Rasanya manis enak disantap

Siapa siap terbitkan buku

Jangan risau kirim naskah lengkap
 



Komentar

  1. Wah keren ini lengkap dan paparan yang cantik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih harus semangat belajar dengan Bu Ovi. Trm kasih.

      Hapus
  2. Tulisan yang enak dibaca mantaap segera bungkus biar jadi buku solo

    BalasHapus
  3. Saya sukaaaa....saya sukaaaa..... kereee bunda Rina.

    BalasHapus
  4. Pastikan buku terbit sebagaimana terbitnya mentari esok pagi

    BalasHapus
  5. Top bgt Bunda Riba ,resumenya mantap

    BalasHapus
  6. Semakin keren tulisan Bunda Rina

    BalasHapus
  7. Mantap pembuka penutup.. Memikat berpantun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, sederhana saja Bunda. Terima kasih telah berkenan mampir.

      Hapus
  8. Mntul buu... Next buku solo segea meluncur bu

    BalasHapus
  9. Mantul semangat menerbitkan buku solo

    BalasHapus
  10. Balasan
    1. Terima kasih. Baik, insyaAllah nanti berkunjung.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional

Resume Pertemuan ke-3 Gelombang 23&24 Materi                : Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional Hari/Tanggal    : Jumat/21 Januari 2022 Waktu                 : Pukul 19.00-21.00 Narasumber      : Rita Wati, S.Kom. Moderator          : Rosminiyati      Tak terasa pelatihan belajar menulis PGRI sudah memasuki hari ke-3. Setelah Kamis lalu disampaikan materi 'Ide Menulis bagi Guru' kali ini para peserta dibawa untuk menyelami dunia ilmu yang berbeda. Ada bahagia  membuncah saat kubaca materi  Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional . Bagiku mengutak-utik  youtube  adalah aktivitas yang mengasyikkan, meskipun kemampuanku dalam membuat video belum sebanding dengan para guru  youtuber  yang saat ini sedang  booming. Urgensi Memba...

Blog sebagai Sarana Pembelajaran

 PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan          : 29 Hari/tanggal       : Rabu, 23 Maret 2022 Waktu                   : 19.00 WIB Narasumber        : Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP Moderator          : Dail Ma'ruf BLOG SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN      Saat ini manusia sangat mudah menulis tanpa harus bermediakan buku. Dengan kehadiran teknologi yang semakin canggih membawa perubahan besar terhadap kebiasaan seseorang dalam menulis. Gawai yang ada di genggagam atau laptop yang menjadi tentengan setiap hari akan mempermudah menarikan jemarinya menyusun kata demi kata dan kalimat demi kalimat.       Jika dulu seseorang mengawali kegemarannya menulis melalui buku harian, tetapi sekarang dengan kecanggihan yang ada buku tak perlu banyak-banyak kita persiapkan untuk menyimpan tulisan berisi kejadian atau ...