Langsung ke konten utama

Strategi Memasarkan Buku

 RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI


Pertemuan            : 19

Hari/Tanggal        : Senin/28 Februari 2022

Waktu                   : 19.00 s.d. selesai

Narasumber         : Agus Subardana, S.E., M.M.

Moderator            : Raliyanti



STRATEGI MEMASARKAN BUKU


    Seorang penulis buku pemula sangat berharap tulisannya dapat dibaca oleh banyak orang setelah diterbitkan. Harapannya, ilmu yang dituliskan dapat dibagikan kepada orang lain. Selain itu, dengan dibacanya tulisan maka penulis akan berpeluang mendapatkan masukan demi kesempurnaan tulisan berikutnya. Untuk menjangkau pembaca yang lebih luas sebaiknya buku dipasarkan. Sebagai seorang penulis pemula, saya pun berpikir bagaimana cara untuk memasarkannya. Sebenarnya sempat takjub dan penasaran juga jika membaca buku-buku yang diterbitkan oleh orang lain telah banyak menembus pasaran. Bahkan, terjual melebihi target pemasaran atau best seller. 
    Memasarkan buku memang tak mudah memasarkan pakaian atau makanan. Jika pakaian dan makanan sudah menjadi kebutuhan primer sehari-hari, maka lain halnya dengan buku. Buku identik dengan akademisi. Orang yang membutuhkan buku tak jauh dari orang berpendidikan, meski tak dapat dipungkiri bahwa nonakademisi pun banyak yang suka membaca buku. 
    Terkadang seseorang membeli buku karena adanya tuntutan tugas dari guru atau dosen. Buku dijadikan sumber rujukan atau referensi dalam menulis. Banyak pengetahuan yang bisa diperoleh dari buku. Terkadang koleksi perpustakaan sangat terbatas persediaannya, sehingga orang lebih senang membeli. Di sinilah letak perlunya memiliki buku karena tuntutan kebutuhan. 
    Buku yang dicari-cari para pembaca kini akan lebih mudah didapatkan. Orang tidak harus bersusah-susah mencarinya di toko buku. Ketika dunia digital sudah semakin dekat dengan keseharian seseorang, maka bukupun bisa kita dapatkan melalui genggaman gawai. Secara online para penyuka buku dapat memesan baik dengan metode pembayaran online maupun bayar di tempat setelah pengiriman. Mudah, bukan? Strategi memasarkan buku juga dapat diperoleh dari narasumber pelatihan belajar menulis malam ini, Agus Subardana dengan moderator Raliyanti. Siapakah Agus Subardana yang bergelar magister manajemen itu? biodatanya dapat dibaca pada slide berikut ini.

    Agus Subardana menyampaikan pada awal paparan pelatihan bahwa saat ini di tengah melesunya bisnis di berbagai industri akibat pandemi Covid-19 justru industri penerbitan buku skala global-dunia meningkat. Hal ini didukung dengan adanya laporan Nielsen BookScan ICM bahwa penjualan buku di secara global  hingga akhir 2021 (YTD) mengalami pertumbuhan cukup signifikan. Genre buku yang mengalami kenaikan adalah genre “Food & Drink” yang pertumbuhannya mencapai 33% atau menjadi 2,8 juta Euro. Selanjutnya,  genre Fiksi tumbuh 9% (menjadi 7,1 juta Euro), genre Leisure & Lifestyle tumbuh 37% (menjadi 1,4 juta Euro), genre personal development tumbuh 11% (menjadi 2,2 juta Euro), dan genre Children & Young Adult Non-Fiction tumbuh 15% (menjadi 1,5 juta Euro). Penjabaran tersebut akan terlihat jelas pada infografis berikut ini.




    Dengan menilik pada latar belakang itu maka akan muncul pertanyaan dalam benak seseorang, bagaimanakah strategi yang ditempuh oleh para penulis dalam mencari para pembeli dengan banyaknya buku yang telah diterbitkan? idealnya, banyaknya atau meningkatkan jumlah penerbitan buku akan dibarengi dengan meningkatkan pemasaran buku terlebih di masa pandemi sekarang ini?
    Ketua Umum Ikapi (Ikatan Penerbit Indonesia) menganalisis pasar dan menyatakan bahwa industri penerbitan nasional terdapat cukup keras dalam terpaan pandemi (www.ikapi.ord). Hal ini sebagai akibat tutupnya toko-toko buku, sekolah, dan pengadaan buku oleh dinas/perpustakaan.
    Dalam suerveinya Ikapi menyatakan sebanyak 58,2% penerbit mengeluhkan penjualan yang turun lebih dari 50%. Produktivitas karyawan juga merosot secara tajam kurang lebih separo dari jumlah total dalam kondisi work from home (WFH). Bahkan, sebanyak 60,2% penerbit menyatakan bahwa mereka hanya sanggup menggaji karyawan selama tiga bulan dan hanya 5% yang menyatakan sanggup bertahan sampai satu tahun. Berdasarkan data-data di atas dapat disimpulkan bahwa industri buku di saat pandemi di indonesia mengalami penurunan yang dratis mencapai 50% hingga 80 %
    Di tengah kelesuan bidang industri buku  tersebut satu hal yang masih membanggakan bahwa penerbit Penerbit ANDI Offset Yogyakarta bisa bertahan dan bertumbuh. Ada beberapa genre buku yang kontribusinya justru bertumbuh di masa pandemi. Antara lain, genre buku sekolah , buku anak, masak, self improvement, hukum, bisnis, parenting & family, dan computing & technology. Fenomena menarik di industri penerbitan buku pada masa pandemi adalah bertumbuhnya penjualan di kanal online dan Directselling


Trik Memasarkan Buku
    Yudisrizal menyatakan bahwa untuk memasarkan sebuah buku diperlukan trik atau strategi. Adapun beberapa trik yang diutarakan adalah sebagai berikut. 

1. Promosi Sejak Awal 

    Promosi sejak buku masuk di penerbit sangat penting. Misalnya dua bulan sebelumnya. Caranya tulis garis besar isi buku disertai dengan bonus jika pemesanan dilakukan lebih awal, misalnya diskon dan gift cantik. Sebarkan informasi kepada rekan kerja, kerabat, dan para penyuka buku. 

2.  Provokasi

    Teknik memprovokasi bisa ditempuh dengan cara membujuk bahkan menolak jika pejabat atasan hanya membeli buku dalam jumlah sedikit. Jangan tanggung-tanggung, mintalah orang untu membeli buku dalam jumlah banyak sekaligus bisa membagi-bagikannya kepada orang lain sebagai hadiah. Hal ini perlu kecakapan dalam melakukan negosiasi. 

3. Memberdayakan Jaringan yang Dimiliki

    Perlunya memanfaatkan jaringan atau mitra untuk dijadikan sasaran menawarkan buku untuk dibeli. 

4. Manfaatkan Potensi Keluarga dan Saudara

    Keluarga dan saudara adalah potensi yang menjanjikan untuk dijadikan media promosi buku. Terlebih jika komunitasnya adalah akademisi. Hal ini akan sangat membantu terjualnya buku dalam jumlah yang banyak. 

5. Fasilitas Free Ongkir 

    Free ongkir menjadi salah satu daya tarik seseorang untuk membeli. Bisa jadi konsumen yang awalnya tidak berniat membeli buku, tetapi melihat ongkir gratis kemudian tergerak hatinya untuk memborong.

6. Spekulatif

    Mencoba cara-cara  baru untuk memasarkan buku agar laku keras perlu dilakukan. Dengan berbekal bonus-bonus menarik, diskon khusus, atau gratis ongkir akan memikat pembeli yang awalnya melirikpun enggan.

7.  Titip Jual

    Titip jual istilah lainnya adalah reseller. Penjual dapat melakukan titip jual pada orang lain dengan ada bonus rekanan.

8.  Hadiah Buat Peserta Training

    Training adalah salah satu sarana untuk mengenalkan buku kepada khalayak. Awalnya, buku dijadikan hadiah karena peserta bisa aktif mengikuti pelatihan. Dari situ orang akan membaca buku tersebut dan mengetahui kualitasnya. Buku yang berkualitas akan dikenalkan ke banyak orang dan mengimbas pada ketertarikan untuk membelinya. 


Strategi Pemasaran Buku ANDI Offset

    Dalam memasarkan buku, ANDI Offset akan melakukan pengategorian terlebih dahulu. Dari hasil kategori kategori tersebut selanjutnya dilakukaan pemetaan berdasarkan segmentasi jenis buku yang diterbitkan. Dengan tidak meninggalkan faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran yakni mikro dan makro ANDI Offset memetakan dua strategi pemasaran yakni strategi pemasaran buku serangan udara (online) dan strategi pemasaran buku serangan darat (offline).

a. Strategi pemasaran buku serangan udara (online)

1) Digital Marketing

    Transformasi mendasar pada bisnis penerbitan buku menggunakan strateginya  utama yang dikenal dengan digital marketing.  Digital Marketing memberikan beberapa manfaat antara lain :

  • Biaya  relatif terjangkau 
  • Luasnya daya jangkauan pemasaran 
  • Target jangakauan pasar buku akan mudah teraih
  • Konsumen lebih mudah menjalin komunikasi 
  • Buku menjadi cepat populer 
  • Berkontribusi meningkatkan penjualan 
  • Mudah dievaluasi dan dikembangkan
    Strategi online mencakup lima strategi  yaitu pertama, melakukan pengelolaan secara intens buku-buku best seller, kedua, massif menggelar program pre order melalui toko buku online, e-commerce, maupun reseller individu. Tak hanya itu merchandise, e-book, hingga membuat content juga ditempuh oleh penerbit ANDI, ketiga, melakukan optimalisasi di semua lini produk yang mencakup promosi, branding, hingga reseller hingga buku bukan lagi sesuatu yang harus dibaca, tapi lebih kepada pemenuhan gaya hidup, keempat optimalisasi stock produk melalui program bundling dan online, kelima, mengelola dead stock dengan mengelola buku yang tidak terjual melalui program diskon dan books fair/pameran buku secara online. 

2) Komunitas
    Menggunakan jaringan komunitas untuk sarana promosi dan penjualan buku. Prosesnya akan lebih efektif dan efisien sehingga tingkat keberhasilannya juga tinggi. Kuncinya orang harus proaktive melakukan komunikasi dan interaksi serta menjaga integritas pribadi.
  Penerbit ANDI  mengadakan aktivitas pemarasan lewat komunitas dengan mengadakan webinar bermediakan zoom meeting , live melalui youtube dan TV. ANDI dengan tema–tema yang menarik.


b. Strategi pemasaran buku serangan darat (offline)

    Penerbit Andi telah mempunyai 90 cabang di kota dari Aceh sampai dengan Papua dan menempatkan tenaga pemasaran di tiap kantor cabang tersebut. Strategi pemasaran buku serangan darat ini dikelompokkan berdasarkan target pasar yang dituju, antara lain :

1) Strategi pemasaran di toko buku 

    Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai mesin percetakan sendiri, sebagian besar sebagai pemasok toko buku di Indonesia.  Toko buku ini dipetakan menjadi tiga jenis yaitu toko buku modern, toko buku semi modern, dan toko buku tradisional.

Adapun cara yang dilakukan untuk melakukan strategi pemasaran buku adalah sebagai berikut.

(a) Menguasai display buku supaya tampilan dapat terlihat dan menonjol .

(b) Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box, X Banner

(c) Mengadakan bedah buku, talkshow dan potongan harga pada buku tertentu atau periode tertentu.

(d) Mengadakan event tematik sesuai moment bulan berjalan (program ramadhan,  program TAB, orogram TAM , dll )

Dalam satu tahun kita dapat merencanakan program promo antara lain sebagai berikut :






c. Direct selling

    Direct selling adalah penjualan langsung. Penjualan langsung merupakan cara yang efektif untuk membangun bisnis yang fleksibel dan berbiaya rendah. Melalui cara ini  biaya iklan dan biaya overhead akan terhindarkan. Melalui penjualan ini akan dapat dibangun hubungan pelanggan yang tahan lama dan jangka panjang.

    Sales direct selling berperan langsung dalam memasarkan dan menjual produk-produk Penerbit ANDI Offset secara langsung melalui perwakilan independent.

    Produk yang dijual melalui penjualan langsung biasanya tidak ditemukan di lokasi ritel tradisional. Distributor atau perwakilan adalah satu-satunya cara untuk membelinya. Hal ini mempunyai sisi kelebihan yakni menghilangkan jasa perantara yang terlibat dalam distribusi seperti pedagang grosir dan pusat distribusi regional. Produk akan dikirim langsung dari produsen ke perusahaan penjualan dilanjutkan ke perwakilan atau distributor dan terakhir ke konsumen.

    Jenis buku yang dijual secara directselling ini dibagi menjadi beberapa target pasar yaitu :

  • Buku pendidikan (mata pelajaran utama dan buku pendamping untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK).
  • Buku teks perguruan tinggi untuk semua mata kuliah.
  • Buku referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK , perguruan tinggi dan umum

    Dengan pemetaan jenis kategori tersebut, penerbit ANDI terus melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (sales) yang bertugas dan bertanggung jawab terhadap target penjualan sesuai maping area. Tugas yang dilakukan adalah sebagai berikut.

  • kunjungan langsung ke tiap sekolah PAUD-TK, SD,SMP,SMA,SMK
  • kunjungan langsung ke setiap Kampus / Perguruan Tinggi  untuk menemui dosen,  kaprodi,  dekan,  LPPM, hingga para Rektor .
  • kunjungan langsung ke setiap perpustakaan sekolah, perpus kampus, perpustaan daerah, dan lain-lain

    Kunjungan yang dilakukan berharap dapat meningkatkan kapasitas penjualan produk-produk buku terbitan ANDI Offset

Makan pisang di sore hari
Nikmati senja yang akan datang
Jangan lupa penerbit ANDI
Penjualan sukses prestasi gemilang 

Komentar

  1. Mantul Bu semangat menerbitkan buku solo

    BalasHapus
  2. Angkat topi dan applause, super keren. Btw. Boleh minta kirim link via japri ga bunda ke saya hehe 🙏

    BalasHapus
  3. Mantap super lengkap informatif Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, Ibu. Milik njenengan juga komplit

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional

Resume Pertemuan ke-3 Gelombang 23&24 Materi                : Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional Hari/Tanggal    : Jumat/21 Januari 2022 Waktu                 : Pukul 19.00-21.00 Narasumber      : Rita Wati, S.Kom. Moderator          : Rosminiyati      Tak terasa pelatihan belajar menulis PGRI sudah memasuki hari ke-3. Setelah Kamis lalu disampaikan materi 'Ide Menulis bagi Guru' kali ini para peserta dibawa untuk menyelami dunia ilmu yang berbeda. Ada bahagia  membuncah saat kubaca materi  Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional . Bagiku mengutak-utik  youtube  adalah aktivitas yang mengasyikkan, meskipun kemampuanku dalam membuat video belum sebanding dengan para guru  youtuber  yang saat ini sedang  booming. Urgensi Memba...

Blog sebagai Sarana Pembelajaran

 PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan          : 29 Hari/tanggal       : Rabu, 23 Maret 2022 Waktu                   : 19.00 WIB Narasumber        : Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP Moderator          : Dail Ma'ruf BLOG SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN      Saat ini manusia sangat mudah menulis tanpa harus bermediakan buku. Dengan kehadiran teknologi yang semakin canggih membawa perubahan besar terhadap kebiasaan seseorang dalam menulis. Gawai yang ada di genggagam atau laptop yang menjadi tentengan setiap hari akan mempermudah menarikan jemarinya menyusun kata demi kata dan kalimat demi kalimat.       Jika dulu seseorang mengawali kegemarannya menulis melalui buku harian, tetapi sekarang dengan kecanggihan yang ada buku tak perlu banyak-banyak kita persiapkan untuk menyimpan tulisan berisi kejadian atau ...

MENYOAL PENERBIT BUKU

  RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan               : 18 Hari/Tanggal        : Jumat/25 Februari 2022 Waktu                        : 19.00 s.d. selesai Narasumber            : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. Moderator            : Rosminiyati MENYOAL PENERBIT BUKU      Menjadi pemula harus bersiap menerima ilmu dari siapa saja. Diam-diam membaca, mendengarkan, dan mencermati materi narasumber adalah hal yang harus dilakukan untuk menjadi pemula yang sukses. Apalagi, pemula dalam mengikuti pelatihan. Meskipun anak bawang, jika dipupuk dan disiram akan tumbuh subur dan menghasilkan. Oleh karena itu, sebagai seorang pemula, saya selalu senang hati mengikuti setiap paparan narasumber. Apalagi, syarat untuk mendapatkan sertifikat pelatihan ini tak mud...