Langsung ke konten utama

Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi

RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI

Pertemuan       : 5
Gelombang     : 23&24
Waktu              : 19.00 s.d. selesai
Hari/Tanggal   : Rabu/26 Januari 2022
Narasumber    : Aam Nurhasanah, S.pd.
Moderator       : Dail Ma'ruf



 

        Selama ini kata naik kelas hanya kita dengar di kalangan pelajar. Naik kelas sangat diidam-idamkan kehadirannnya. Untuk menggapainya, perlu serangkaian ujian yang harus dilewati. Malam ini, aku dikenalkan pada kosakata naik kelas yang diangkat judulnya oleh Aam Nurhasanah seorang guru Bahasa Indonesia dan sekarang diangkat sebagai kepala sekolah di SMPS Mathla Ul Hidayah Cipanas (SMPS MAHDIA) di Cipanas Lebak menjadi judul pelatihan menulis PGRI pertemuan kelima. Dengan diantarkan oleh seorang moderator yang spesial, Dail Ma'ruf, secara lengkap judul yang akan didiskusikan dengan peserta pelatihan malam ini adalah Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi. Adapun profil narasumber dapat dibaca di sini




Naik Kelas adalah Anugerah        

        Naik kelas yang dialami oleh Aam Nurhasanah adalah suatu anugerah setelah dirasakan sebuah ketertinggalan dan ketidakberhasilan dalam menyelesaikan pelatihan yang membantunya untuk menulis buku solo. Disebutkannya bahwa awal bergabung di gelombang delapan pelatihan menulis PGRI di bawah asuhan Om Jay, gagal membawanya membuat buku solo. Naik adalah sebuah proses perpindahan dari bawah menuju atas, sehingga tidak akan mungkin seseorang menjadi naik dari tempat rendah jika tidak melalui serangkaian proses yang mendukung untuk bisa ke atas. Dapat dibayangkan jika hanya diam di tempat dan tidak berkiprah apa-apa, akankah seseorang menjadi naik kelas?

     Semangat dan motivasi yang kuat menjadi faktor penentu seseorang menjadi naik kelas.Terry menyatakan bahwa motivasi adalah basis untuk mencapai sukses pada berbagai segi kehidupan melalui peningkatan kemampuan dan kemauan. Hal ini memperjelas alasan pentingnya motivasi dimiliki oleh seseorang yang ingin maju, seperti Aam Nurhasanah, misalnya. Predikat juara saat mengikuti lomba bloh dan serangkaian keberhasilan menulis buku antologi dan solo menjadi bukti bahwa dalam diri Aam Nurhasanah tersimpan motivasi yang kuat. Ia selalu mengupgrade ilmu yang dimilikinya sehingga bisa naik kelas dengan meninggalkan jejak kenangan di buku-buku yang ditulisnya. 


Prestasi Tercipta dari Menulis

     Ada dua kata kerja yang menarik untuk dipahami lebih mendalam pada materi yang berjudul Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi, yakni 'naik kelas' dan 'berprestasi'. Naik kelas dan usaha yang ditempuh untuk mencapainya sudah dibahas di atas. Kata kerja kedua adalah berprestasi. Prestasi adalah kemampuan nyata yang merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang memengaruhi baik dari dalam maupun dari luar individu dalam belajar (Sardiman).  Hal ini berarti bahwa selain dorongan dari dalam diri, faktor di luar diripun sangat menentukan prestasi seseorang. Berkumpul pada komunitas menulis asuhan Om Jay seperti ini telah terbukti mengantarkan banyak orang menjadi berprestasi, termasuk Aam Nurhasanah, narasumber asal Lebak malam ini. Prestasi diraih oleh seseorang dari hasil keuletan kerja menurut bidang dan kemampuan masing-masing sebagai bukti usaha yang telah dilakukan. 

      Aam Nurhasanah sebagai narasumber hebat malam ini memiliki segudang prestasi yang membuat keder para pembacanya. Profesinya sebagai guru dengan tugas tambahan kepala sekolah dan bisa memiliki segudang prestasi membuat siapa saja berdecak kagum. Prestasi itu diraih karena kegigihanya dalam menulis. Menjadikan menulis sebagai suatu kebutuhan menuntaskan keinginan kuat memiliki buku solo. Seseorang boleh iri jika ada orang lain sudah memiliki buku solo. Dengan perasaan iri itulah akan membangkitkan semangat untuk melangkah maju mencapai sebuah prestasi. Apa pun bisa menjadi sumber tulisan, sehingga tidak akan ada alasan bagi seseorang untuk tidak bisa menulis.

      Aktivitas menulis yang sudah menjadi sebuah kebiasaan akan menghasilkan produk dalam berbagai bentuk misalnya artikel populer, puisi, pantun, cerita pendek, dan lain sebagainya. Produk-produk tersebut tidak akan rugi dimiliki oleh seseorang.  Jika tulisan-tulisan tersebut sudah berjumlah banyak dapat dijadikan buku. Even-even lomba seputar kepenulisan juga banyak dibuka. Nah, saatnya produk hasil menulis dapat diikutsertakan pada lomba tersebut hingga meraih prestasi. 

       Keterpautan erat antara menulis dengan naik kelas dan prestasi tidak bisa ditepiskan. Sudah banyak guru berprestasi hingga tingkat nasional karena memiliki tulisan. Sekarang, saatnya kita sebagai bagian dari guru menentukan pilihan. Tidak akan ada ruginya menulis karena sejatinya guru dan menulis ibarat buku dengan pena. Buku akan selamanya bersih jika tidak dihiasi dengan tulisan sehingga tak heran jika ada pepatah ikatlah pena dengan tulisan. Saatnya pena kita tarikan dan lihatlah kejutan-kejutan yang akan terbit darinya. Salam literasi!


Komentar

  1. Balasan
    1. Semoga berkenan mampir

      https://arofiahafifi.blogspot.com/2022/01/menulis-membuatku-naik-kelas-dan.html

      Hapus
  2. Ukirlah penamu, terbitkan buku solo. Semangat!

    BalasHapus
  3. Keren abiiss bu.., modalitas menulisnya tak diragukan. Ulasannya berbobot dan selalu dibuat seperti artikel.. Joosh pokokmen.

    BalasHapus
  4. Keren resume Bu Rina, kita tunggu kejutan berikutnya

    BalasHapus
  5. Sudut pandangnya enak banget untuk terus diselami, lanjut Bun, buku solo menanti.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional

Resume Pertemuan ke-3 Gelombang 23&24 Materi                : Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional Hari/Tanggal    : Jumat/21 Januari 2022 Waktu                 : Pukul 19.00-21.00 Narasumber      : Rita Wati, S.Kom. Moderator          : Rosminiyati      Tak terasa pelatihan belajar menulis PGRI sudah memasuki hari ke-3. Setelah Kamis lalu disampaikan materi 'Ide Menulis bagi Guru' kali ini para peserta dibawa untuk menyelami dunia ilmu yang berbeda. Ada bahagia  membuncah saat kubaca materi  Blog dan Youtube Mengantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Nasional . Bagiku mengutak-utik  youtube  adalah aktivitas yang mengasyikkan, meskipun kemampuanku dalam membuat video belum sebanding dengan para guru  youtuber  yang saat ini sedang  booming. Urgensi Memba...

Blog sebagai Sarana Pembelajaran

 PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan          : 29 Hari/tanggal       : Rabu, 23 Maret 2022 Waktu                   : 19.00 WIB Narasumber        : Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP Moderator          : Dail Ma'ruf BLOG SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN      Saat ini manusia sangat mudah menulis tanpa harus bermediakan buku. Dengan kehadiran teknologi yang semakin canggih membawa perubahan besar terhadap kebiasaan seseorang dalam menulis. Gawai yang ada di genggagam atau laptop yang menjadi tentengan setiap hari akan mempermudah menarikan jemarinya menyusun kata demi kata dan kalimat demi kalimat.       Jika dulu seseorang mengawali kegemarannya menulis melalui buku harian, tetapi sekarang dengan kecanggihan yang ada buku tak perlu banyak-banyak kita persiapkan untuk menyimpan tulisan berisi kejadian atau ...

MENYOAL PENERBIT BUKU

  RESUME PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan               : 18 Hari/Tanggal        : Jumat/25 Februari 2022 Waktu                        : 19.00 s.d. selesai Narasumber            : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd. Moderator            : Rosminiyati MENYOAL PENERBIT BUKU      Menjadi pemula harus bersiap menerima ilmu dari siapa saja. Diam-diam membaca, mendengarkan, dan mencermati materi narasumber adalah hal yang harus dilakukan untuk menjadi pemula yang sukses. Apalagi, pemula dalam mengikuti pelatihan. Meskipun anak bawang, jika dipupuk dan disiram akan tumbuh subur dan menghasilkan. Oleh karena itu, sebagai seorang pemula, saya selalu senang hati mengikuti setiap paparan narasumber. Apalagi, syarat untuk mendapatkan sertifikat pelatihan ini tak mud...